Semangat Islamic Center dan Masjid Raya Payakumbuh Makin Bergetar

Dalam menindak-lanjuti usulan IKESMA agar lahan bekas Kantor Bupati 50 Kota dapat dijadikan sebagai lokasi Islamic Center dan Masjid Raya Kota Payakumbuh, para Pembina IKESMA, H. Azmi Syahbuddin, H. Fuad Yohanis dan H. Armyn Hadi mengundang jajaran Pengurus Inti IKESMA untuk rapat dan berdiskusi lebih intens.

Pertemuan yang diadakan Selasa (15/10) di kediaman pak Azmi, di komplek Perumahan TNI-AU Jatiwaringin Jakarta Timur dihadiri oleh Ketua Umum IKESMA Erizal Azhar, Sekretaris 1 Rishag Andiko, Bendahara 1 Idoelman Awaluddin, Humas Iswandi Bakrie dan mantan Sekretaris Umum IKESMA Yetni M. Chaniago.

Dalam penyampaiannya Azmi Syahbuddin dengan yakin sudah mendapatkan komitmen yang kuat dari Walikota Payakumbuh, Riza Falepi.

“Sementara ini kita menanti respon dari DPRD Kabupaten 50 Kota, DPRD Kota Payakumbuh dan Bupati 50 Kota.” jelasnya. “Walikota Payakumbuh sudah sangat komit.” tegasnya lagi.

Sementara itu, Pembina lainnya Armyn Hadi Datuak Malano Basa yang juga sesepuh perantau yang tergabung dalam Sungai Kamuyang Sakato menunjukkan Surat Dukungan masyarakat perantau asal Nagari Sungai Kamuyang yang isinya senada dengan usulan IKESMA sebelumnya.

Hal tersebut disambut gembira oleh Ketum IKESMA, Erizal Azhar. “Adanya surat usulan yang sama dari perantau asal Nagari Sungai Kamuyang ini diharapkan menginspirasi para perantau dari Nagari lain.” katanya.

“Ini motivasi yang besar bagi IKESMA untuk terus menggalang dukungan agar Islamic Center dan Masjid Raya Payakumbuh segera dapat diwujudkan.” tambahnya dengan mata berbinar.

Semangat senada pun muncul dari Iswandi Bakrie selaku Pengurus Persatuan Masyarakat Taeh (Permata) dan dari Rishag Andiko sebagai Pengurus Ikatan Keluarga Payobasuang Jakarta Raya (IKP-Jaya).

“Masyarakat Nagari Taeh, insya Allah, siap menyusulkan surat serupa.” pungkas Iswandi.

“Kalau Sungai Kamuyang sudah mulai pula, dan nanti Taeh akan menyusul tentu Payobasuang akan serta pula.” tukas Andiko menambahkan.

“Pertemuan seperti ini akan tetap kita laksanakan bersama seluruh tokoh maayarakat 50 Kota dan Payakumbuh di mana saja berada.” sambut Fuad Yohanis.

“Kita sudah mendapat bisik-bisik dan dukungan lisan dari beberapa tokoh yang berpengaruh. Namun adanya dukungan tertulis seperti ini patut kita sebar luaskan sehingga daya dorongnya semakin kuat dan solid.” tambahnya lagi bersemangat.

Seterusnya, Yetni M. Chaniago yang juga mantan Asisten Deputy Wakil Presiden RI juga bertekad melobby jejaringnya demi terwujudnya niat mulia ini.

“PR besar masyarakat Payakumbuh dan 50 Kota saat ini adalah merebaknya penyakit maayarakat seperti narkoba, judi, seks bebas, LGBT, minuman keras dan sejenisnya.” katanya berapi-api. “Dan, kembali ke masjid adalah solusi yang sangat tepat.” tegasnya pula. [Humas]